Rindu Keluarga

Banyak yang bertanya, perkerjaan kamu apa sih? Terkadang sulit juga untuk menjelaskan, jenis pekerjaan macam apa ini? Kerja gak pernah pakai kemeja, dasi, dan sejenisnya seperti layaknya pekerja lain. Tanggal merah gak libur, hari efektif malah libur, atau bahkan gak ada libur sama sekali. Berangkat pagi-pagi keluar kota berminggu-minggu atau kadang berbulan-bulan.

Pekerjaan saya, pekerjaan yang memiliki resiko besar. Banyak juga yang mengatakan, pekerjaan saya enak, gaji besar, makan pun terjamin. Ya namanya juga rumput tetangga lebih hijau, pasti orang lain akan menganggap seperti itu.

Tau gak sih, pekerjaan ini sebenarnya juga spesial. Apa yang spesial? Yakni semakin lama kita berpisah dari keluarga, semakin kuat juga rasa rindu pada keluarga. Ketika pulang, kita akan merasa betapa bahagianya bertemu mereka.

Advertisements

Yuukk, Mulai Lagi..!!!

Kubuka lembaran baru

Kutatap langit yang membiru

Terpaku pesona karya Pencipta alam raya

Dan kuayunkan langkah kakiku

Seiring awan yang melaju

Kutepis khayalan sirna bayang semu

Kubuang malasku….de es te…

Sepenggal lirik nasyid dari Gradasi berjudul Bioritmik, mencoba memulai catatan baru yang aku tuliskan di halaman usang ini. Mengumpulkan kembali catatan dan kepingan hikmah yang telah lama berserakan menjadi sebuah kisah. (lama juga gak mellow gini)

YuUKK,,MuLAi LaGIIii.!!!

Duel Sang Maestro Passing

Spanyol  dan Italia dipastikan lolos ke partai puncak di Euro 2012 kali ini, setelah mengandaskan lawan mereka masing-masing di semifinal. Meskipun kedua tim sudah pernah bertemu di penyisihan grup C (karena keduanya berasal dari grup C) dengan hasil imbang 1-1, namun pertandingan ini pastinya akan tetap menarik.

Melihat statistik sejarah pertemuan dari kedua tim, emang Italia sedikit lebih unggul. Bertemu 30 kali dengan Italia meraih 11 kemenangan dan Spanyol dengan 9 kemenangan sisanya berakhir imbang. Namun di peringkat FIFA Spanyol masih bertengger di puncak, sedangkan Italia berada di posisi 12.

Bila kita kerucutkan, pertandingan ini akan menjadi ajang duel sang jenderal lini tengah. Adalah sang maestro passing di lapangan tengah dari masing-masing Negara, Andrea Pirlo (Italia) dan Xavi Hernandez (Spanyol) yang akan menjadi sorotan kali ini. Dua pemain yang memiliki keakuratan passing dan pandai mengatur ritme permainan dari masing-masing negara ini akan kembali tersaji. Siapa lebih unggul?

Gracias, om Guardiola!!

Sudah lama sebenarnya mau ngucapin terima kasih sama om ku satu ini. Josep Guardiola i Sala nama lengkapnya atau biasa disapa “Pep” Guardiola. Pria kelahiran Santpedor, Barcelona 18 Januari 1971 ini adalah sosok pribadi yang luar biasa di dunia sepakbola. Berposisi sebagai gelandang bertahan, mengawali karir sebagai pemain Barcelona junior (Barcelona B) pemain asli binaan akademi La Masia (akademi sepakbola Barcelona) ini punya banyak prestasi baik saat sebagai pemain maupun sebagai pelatih.

Yang paling mencengangkan saya adalah ketika menjadi pelatih dan menangani Barcelona hanya dalam kurun waktu 4 tahun (2008-2012) Barcelona di bawanya menjuarai 14 trofi, sungguh prestasi luar biasa bagi seorang pelatih muda (usianya baru 41 tahun,bro). Bahkan permainan Barcelona oleh beberapa pengamat sepakbola disebut sebagai salah satu permainan tim sepakbola terbaik sepanjang sejarah. Namun di akhir April, tepatnya tanggal 26 April 2012, ia menyatakan mundur dari kursi pelatih Barcelona musim depan dengan alasan ingin beristirahat dari dunia sepakbola.

Gaya” tiki-taka” yang senantiasa diusung pelatih berkepala plontos inilah yang menjadi kunci suksesnya sebagai pelatih. Gaya ini adalah modifikasi dari filosofi dasar permainan “total football” milik Belanda yang diusung Johan Cruyff saat menangani Barcelona. Bedanya, jika “total football” memberikan kebebasan bergerak dan berganti posisi secara tiba-tiba, “tiki-taka” hanya untuk membuka ruang dan memperkecil jarak permainan lawan. Namun kunci dasarnya tetap pada penguasaan bola, umpan pendek satu-dua, dan satu-dua sentuhan.

Sekali lagi Gracias om Guardiola, engkau telah memberikan nafas baru permainan sepakbola menyerang yang nyaris hilang akibat taktik sepakbola pragmatis yang diusung om Mourinho “tak peduli permainan, yang penting menang”

Sekarang saatnya kembali mengatakan “Pertahanan terbaik adalah MENYERANG” hahahahaaa….

Up ↑

%d bloggers like this: